Jasad Tahanan Spanyol Mendadak Bisa Hidup Kembali

Jasad Tahanan Spanyol Mendadak Bisa Hidup Kembali

Jasad Tahanan Spanyol Mendadak Bisa Hidup Kembali – Seorang tahanan yang sudah dikatakan telah meninggal tiba-tiba dilaporkan hidup kembali ketika sudah akan dimasukkan ke kantong jenazah di sebuah rumah sakit di kawasan Asturrias, Spanyol, sebagaimana dikutip dari laman GrupQQ.com, Jumat (12/1/2018).

Gonzalo Montoya Jimenez, nama tahanan tersebut, mendadak bisa bangun ketika tiga orang dokter sedang mempersiapkan proses autopsinya pada hari Minggu. Sebelumnya dia telah dibekukan di lemari pendingin tempat untuk jenazah. Mereka (dokter) telah menandai beberapa bagian tubuh untuk bisa dibedah,” ucap keluarga Jiménez kepada harian III Martino.

Beberapa media massa lokal juga telah membuat kabar bahwa tahanan tersebut terbangun beberapa jam setelah dijalankan prosedur postmortem, atau prosedur identifikasi tentang kematian. Secara ilmiah, banyak ilmuwan menyebut Kejadian ini sebagai sebuah anomali luar biasa yang terdapat pada kasus kematian.

Warna Kulit juga sudah Berubah manjadi warna Ungu.

Pihak otoritas setempat menyebutkan kepada keluarga Jiménez bahwa seluruh sel di dalam tubuh tahanan yang telah berusia 29 tahun itu diyakini sudah mati total pada pukul 09.00 setelah sebelumnya ia memang sudah absen pada apel pagi.

Sehari sebelumnya, Jimenez dikabarkan terjatuh dari kursi setelah mengeluhkan tidak enak badan. Otoritas kesehatan setempat menjelaskan bahwa Jimenez alami sindrom sianotik, yakni perubahan warna kulit menjadi terlihat keunguan seperti yang terjadi pada semua jenazah.

Sindrom ini turut berdampak pada berbagai sel di dalam tubuh melambat fungsinya, sehingga terlihat seperti kondisi tubuh yang memang sudah meninggal.

Ketika dicek lebih detailnya, Jimenez memang tidak menunjukkan tanda-tanda akan kembali hidup, seperti denyut nadi dan pergerakan kedua bola matanya. Inilah yang kemudian membuat otoritas kesehatan setempat sudah berani menyatakan tahanan Jimenez telah meninggal dan diputuskan untuk segera dimasukkan ke kantong jenazah dan akan di kremasikan.

Jimenez sudah ada di dalam kantong jenazah di atas meja autopsi kemudian ia tiba-tiba “kembali hidup”. Tim dokter yang bertugas di saat itu melihat adanya gerakan dari dalam kantong jenazah. Mereka juga mendengar semacam suara dan decitan turut menyertai pada proses autopsi yang tengah di jalankan Minggu siang itu.

Tim forensik pun segera membuka kantong jenazah dan terkejut melihat jasad yang berada di dalamnya masih kembali hidup. Menurut beberapa ahli, Kejadian yang dialami Jimenez merupakan contoh gejala katalepsi, yaitu kondisi yang sangat jarang terjadi ketika organ penting di dalam tubuh sudah mengalami perlambatan fungsi sehingga terlihat seperti orang yang sudah mati.

AGEN DOMINO | AGEN POKER | BANDAR DOMINO | QIUQIU | DOMINO99

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*