Tahukah Anda? Ayam Goreng Bisa Memperpendek Umur Kita

Ayam Goreng Bisa Memperpendek Umur Kita

Tahukah Anda? Ayam Goreng Bisa Memperpendek Umur Kita – Mengonsumsi makanan gorengan menjadi favorit bagi banyak orang.
Entah itu gorengan yang dijual di pinggir jalanan maupun lauk yang digoreng seperti ayam.
Terlebih sekarang ini sedang hits jajanan seperti ayam geprek yaitu ayam goreng tepung yang ditaburi sambal.
Selain itu, makanan cepat saji yang berupa ayam tepung juga banyak disukai.

Tapi tahukah Anda?, mengonsumsi ayam goreng tepung secara rutin dapat meningkatkan risiko kematian dini?
Selama ini mengonsumsi makanan yang digoreng dalam jumlah berlebihan memang sudah dikaitkan dengan efek negatif, seperti peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.
Tapi di sisi lain, tak jarang orang berpikiran mengonsumsi makanan yang digoreng dalam jumlah sedikit akan aman untuk kesehatannya. Namun kenyataanya tidak sama.

Ayam Goreng Bisa Memperpendek Umur Kita

Konsumsi gorengan bahkan dalam jumlah sedikit setiap hari bisa menyebabkan kematian dini karena masalah kardiovaskular.
Hal ini diungkapkan oleh tim peneliti dari University of Iowa dan Washington University.
Mereka melakukan penelitian untuk menyatakan pengaruh makan gorengan terhadap perempuan menopause.

Ayam Goreng Bisa Memperpendek Umur Kita

Para peneliti menganalisis data lebih dari 100.000 perempuan yang berusia 50-79 tahun. Mereka telah diikuti sejak 1993-1998.
Kemudian dari data yang ada peserta penelitian dipantau sampai Februari 2017. Selama periode itu, 31.588 perempuan meninggal dunia.
Lebih dari 9.000 kematian disebabkan oleh masalah yang berhubungan dengan jantung, lebih dari 8.000 kematian disebabkan oleh kanker, dan lebih dari 13.000 kematian karena faktor lain.

Para peneliti lalu menganalisis jumlah konsumsi gorengan harian termasuk hidangan seperti ayam goreng, ikan goreng, dan kentang goreng.
Setelah memperhitungkan faktor gaya hidup lain, tim peneliti menyimpulkan konsumsi makanan yang digoreng setiap hari lebih mungkin dikaitkan dengan kematian dini.
Semua disebabkan karena masalah jantung atau penyebab lain daripada jarang konsumsi makanan yang digoreng.

Makan satu atau lebih porsi ayam goreng sehari bisa meningkatkan risiko kematian dini sebesar 13% dan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular sebesar 13%.
Kemudian satu porsi ikan goreng setiap hari bisa menyebabkan masalah serupa yaitu 7% peningkatan risiko kematian dini.
Karena sebab apa pun dan 13% peningkatan risiko kematian yang disebabkan oleh masalah jantung.

Meskipun penelitian bersifat observasional, namun tim percaya bila hasilnya bisa dipercaya.
Kami telah mengidentifikasi faktor risiko kematian kardiovaskular yang mudah dimodifikasi oleh gaya hidup dan pilihan memasak.
Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, terutama ayam goreng dan ikan goreng / kerang dapat mempunyai efek klinis yang berarti di seluruh spektrum kesehatan masyarakat,” Ujar peneliti seperti yang dikutip GrupQQ.com dari Sumber kesehatan, Rabu (30/1/2019).

ADUQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA  | JUDI ONLINEBANDARQ