Tahukah Anda? Mengapa Berciuman Banyak Memejamkan Mata

Berciuman Memejamkan Mata

Berciuman Memejamkan Mata

Berciuman Memejamkan Mata – Memberikan kecupan untuk sang kekasih memang sebuah hal yang begitu membahagiakan dan hangat untuk dilakukan.
Kecupan seringkali dilakukan sebagai salah satu bagian dari kasih sayang untuk seseorang yang disayangi. Selain itu, kecupan juga bisa untuk menenangkan hati.

Namun, pernahkah Anda merasakan, saat berciuman dengan pasangan, mata Anda reflek bisa terpejam? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi?
Atau pernahkah Anda membiarkan mata tetap terbuka dan membandingkannya dengan saat mata anda sedang terpejam ketika sedang berciuman?

Berciuman Memejamkan Mata

Diliput oleh GrupQQ.Com, Minggu (28/10/2018), menurut sebuah studi terbaru, alasan seseorang reflek memejamkan mata ketika berciuman bukan hanya sebatas formalitas saja.
Menurut Polly Dalton yang merupakan seorang psikolog, dan Sandra Murphy, yang mempelajari sekelompok peserta yang berinteraksi dengan rangsangan fisik dan visual.
Otak tidak bisa sepenuhnya menghargai fisik ketika terganggu dengan visual.

Berciuman Memejamkan Mata

Penelitian tersebut diterapkan dengan cara peserta dilengkapi dengan sebuah perangkat kecil yang memancarkan getaran halus pada tangan mereka.
Sementara mereka menggunakan alat tersebut, mereka lalu diberi tugas visual dan mental untuk mencari sebuah surat.
Para peserta mengabarkan bahwa ketika mereka tengah mencari surat, getarannya terasa kurang jelas.
Dan ketika mereka menutup mata mereka, getaran di tangan mereka terasa jauh lebih signifikan.

Jadi, penelitian yang dijalankan oleh Dalton dan Murphy ini terbukti bahwa otak dapat lebih menghargai rangsangan fisik ketika tidak memecahnya dengan rangsangan visual.
Jadi, berciuman dengan mata terpejam bisa memberikan kesempatan untuk bergerak ke arah hubungan seksual dengan menjaga pasangan tetap fokus.
Memungkinkan mereka membangun momen dengan ciuman. Karena dengan menutup mata, ciuman tersebut akan menjadikan keduanya merasa lebih bergairah.

Ciuman dengan memejamkan mata memperlihatkan dan mengintensifkan keintiman dari hubungan antar keduanya.
Jadi, mungkin apabila Anda tetap membuka mata saat berciuman dengan pasangan, hal ini mungkin akan berbeda sensasinya dengan saat anda memejamkan mata.
Karena dengan membuka mata saat berciuman, fokus Anda akan terpecah ke arah lain dan bukan kepada ciuman tersebut.
Jika Anda tidak terfokus dengan ciuman tersebut, tentu Anda tidak dapat menikmati suasana dan tidak merasa bergairah.

ADU Q ONLINE | AGEN CAPSA | AGEN POKER | AGEN TERPERCAYA