Lapas Sukamiskin Sediakan Bilik Bercinta, Bagaimana Pelayanannya?

Lapas Sukamiskin Sediakan Bilik Bercinta

Lapas Sukamiskin Sediakan Bilik Bercinta – Suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah, membeberkan fakta mengenai bilik cinta yang ada di Lapas Sukamiskin.
Menurutnya, untuk sekali sewa bilik cinta, tarif yang dipatok beragam.

Pernyataan Fahmi itu keluar saat dia menjalani persidangan yang dilangsungkan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (6/2/2019).
Dalam keterangannya, ada dua kategori dengan nominal sewa yang tidak sama.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 300 ribu, Rp 400 ribu, sampai ke yang paling mahal Rp 650 ribu.
Fakta selanjutnya adalah uang dari penyewaan bilik cinta itu dimasukkan ke koperasi.

Terkait siapa yang menyediakan bilik cinta, Fahmi mengatakan kalau fasilitas itu ada berkat kesepakatan bersama untuk digunakan bersama dengan istri sah.
Nah, terkait dengan keberadaan bilik cinta di lapas ini, GrupQQ.com, coba mewawancarai Psikolog Klinis Diah Nutrisiani untuk menanyakan keunggulan bilik cinta di sebuah rumah tahanan.

Lapas Sukamiskin Sediakan Bilik Bercinta

Psikolog Diah menjelaskan, kabar adanya bilik cinta di sebuah rutan sebenarnya bukan hal yang baru.
Fasilitas tersebut sudah ada dengan dasar pemenuhan kebutuhan seksual dan tentunya diberikan hanya untuk tahanan dan istri sahnya.
Untuk kepentingannya sendiri, Psikolog Diah menekankan kalau bilik cinta memang sudah diharuskan ada.
Secara psikologis, di dalam bui, para tahanan ini tetap mempunyai kebutuhan dasar seperti sandang, papan, pangan, termasuk kebutuhan biologis,” Ujarnya kepada GrupQQ.com, melalui pesan WhatsApp, Kamis (7/2/2019).

Lapas Sukamiskin Sediakan Bilik Bercinta

Tahanan tetap manusia dan sama seperti kebanyakan manusia lainnya yang tidak ada di dalam penjara.
Mereka tetap membutuhkan seks untuk kelangsungan hidupnya. Hal ini sama saja dengan Anda yang ada di luar penjara.
Sementara itu, Psikolog Diah mengatakan untuk setiap bilik cinta yang ada di rumah tahanan itu memikirkan faktor kenyamanan dan tentunya kebersihan.
Sebab, bagaimana pun melakukan hubungan seksual tetap harus dalam situasi yang paling nyaman dan ada di lokasi yang bersih.

Di lain sisi, adanya bilik cinta juga begitu penting, karena ketika hasrat seksual ini tidak terlampiaskan, dampaknya akan berbahaya bagi para tahanan.
Makanya, keberadaan bilik cinta ini penting untuk disediakan di setiap rumah tahanan. Hal ini juga sejalan dengan teori hierarki kebutuhan Maslow.
Maslow bilang ada 5 kebutuhan pada manusia yang harus selalu dipenuhi.
Kebutuhan itu diantaranya, kebutuhan fisiologis (seperti makan, minum, aktivitas seksual) kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial dan kasih sayang, dan kebutuhan penghargaan,aktualisasi diri.

Kebutuhan di tingkat rendah harus dipenuhi atau cukup terpenuhi terlebih dahulu, sebelum kebutuhan-kebutuhan di tingkat yang atas,” Ujar Psikolog Diah.
Makanya, kalau kebutuhan biologis dipaksakan karena situasi tertentu,misal ada di penjara dalam waktu lama bisa berdampak negatif buat para tahanan.

Dampaknya seperti melakukan seksual pribadi (manstrubasi),stres, bahkan sampai berdampak pada depresi.
Kondisi ini bisa menyebabkan individu tidak sanggup mengontrol emosi dan akhirnya para tahanan mudah membuat masalah di dalam penjara,” Terang Psikolog Diah.

SAKONG ONLINE | POKER ONLINE | AGEN CAPSA | BANDARQ