Pria Ini Ditangkap Setelah Menyiksa Ratusan Ekor Ayam

Pria Ini Ditangkap Setelah Menyiksa Ratusan Ekor Ayam

Pria Ini Ditangkap Setelah Menyiksa Ratusan Ekor Ayam – Seorang pria yang Menetap di negara bagian Missouri, Amerika Serikat, ketahuan bersalah dan ditangkap oleh kepolisian setempat setelah mendapat tuduhan menjalankan tindak kekerasan terhadap lebih dari 200 ekor ayam.

Dilansir dari GrupQQ.com pada Jumat(16/3/2018), pria yang mempunyai nama Berry D. Davis itu ditahan oleh kepolisian Stone County, pada saat yang bersamaan Lembaga Pencegahan Kekerasan pada Hewan, juga tiba, berhasil mendapatkan bukti adanya praktik sabung pada 232 ekor ayam yang sengaja di kurung oleh dirinya.

Menurut kantor kepolisian setempat, Davis sudah menjadi buronan sejak 2 Maret lalu. Awalnya ia diduga teribat dalam penyalahgunaan Narkoba ataupun obat terlarang. Namun, setelah polisi menjalankan aksi untuk menyelidiki lebih detail, Davis diketahui menjalankan sejumlah kasus kriminal yang ada, termasuk menjadi penyedia praktik sabung ayam.

Selain memang terbukti bersalah atas kasus pengguna obat terlarang dan pencurian, Davis juga memperoleh beberapa tambahan sanksi yang tertulis dalam pada sidang terakhir yang di hadapi, pada Jumat, 9 Maret 2018. Hukum yang diterimanya di antaranya termasuk tuduhan menjalankan aksi adu hewan dan kekerasan kepada hewan.

Di saat Davis sedang menjadi buronan atas kasus dugaan penggunaan narkoba, beberapa warga di Stone County mengabarkan kepada polisi tentang praktik sabung ayam yang sangat menggangu di lingkungan tempat tinggal mereka. Tanpa diperkirakan, orang di balik peistiwa yang sempat menggangu warga setempat itu sendiri yakni Davis, sehingga ketika ditahan, pria berusia 52 itu dikenai aturan hukum berlapis, mulai dari penyalahgunaan Narkoba, kekerasan terhadap hewan, pencurian, dan lain sebagainya.

Sidang terhadap sejumlah kasus kriminal tersebut masih gterus berjalan, dan Davis terancam mendapat hukuman 3 sampai 4 tahun kurungan penjara, dan denda hingga ratusan dollar. Praktik sabung ayam merupakan bentuk kekejaman kepada hewan yang tidak bisa ditoleransi. Kami di tempat siap membantu menghentikan praktik yang sangat brutal tersebut,” Ucap Tim Rickey, juru bicara di dalam Lembaga Pencegahan Kekerasan terhadap Hewan.

Rickey juga berpesan kepada masyarakat untuk segera mengabarkan kepada pihak berwajib, jika didapatkan adanya aksi kekerasan kepada hewan di dalam kawasan mereka. Di Amerika, hewan mempunyai hak dalam batas tertentu. Jika seseorang menjalankan pengaduan terkait hal itu, aparat hukum akan langsung datang dan menyelidiki kejadian tersebut.

AGEN CAPSA | BANDARQ ONLINE| BANDAR Q | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*