Pria Masih Hidup Laporkan RS Ke Polisi Setelah Dinyatakan Meninggal

Pria Masih Hidup Laporkan RS Ke Polisi Setelah Dinyatakan Meninggal

Pria Masih Hidup Laporkan RS Ke Polisi Setelah Dinyatakan Meninggal – Feirizal Purba warga dari medan bersama dengan kuasa hukumnya Muslim Muis melaporkan Kasus salah maksud yang dilakukan Direktur Rumah Sakit (RS) Murni Teguh dan Direktur BPJS Kesehatan ke Polrestabes Medan. Pasalnya, dia mengatakan jika dirinya dinyatakan sudah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit, padahal Feirizal masih hidup dan sedang menjalani proses pengobatan di RS tersebut.

Muslim Muis Selaku Kuasa hukum Feirizal, saat Ditanyai, Jumat (6/4/2018) menyebutkan apa yang dilakukan pihak rumah sakit pada kliennya merupakan salah satu perbuatan yang melanggar hukum. Dia pun mengatakan kasus ini bermula ketika Feirizal yang juga merupakan wartawan ini berobat ke RS Murni Teguh pada tanggal 8 Februari 2018 lalu.

Ketika itu, Feirizal yang sedang sakit lambung dirujuk ke RS Murni Teguh dengan mendaftar sebagai pasien BPJS. Setelah dilakukan pengobatan, Feirizal pun segera pulang. Namun setelah itu, pihak rumah sakit meminta tagihan pengobatan kepadanya. Feirizal pun menyatakan bahwa dia adalah pasien BPJS.

Tapi rumah sakit menceritakan dia sudah meninggal. Padahal, dia keluarkan KK dan KTP, tapi mereka tidak mendengarkan pada saat itu dan dia dipaksa bayar karena menurut mereka saya sudah meninggal,” Ujarnya.

Dr Togar Siallagan Selaku Direktur Utama RS Murni Teguh, mengatakan dalam masalah itu pihaknya memang ada melakukan sejumlah kesalahan dan sistem (human error) saat menjalankan pengajuan klaim ke BPJS Kesehatan, atas perobatan yang dipakai oleh Feirizal.

Lalu, atas biaya perobatan tersebut, Feirizal yang sudah dikeluarkan dan diganti, dan kalau uangnya belum keluar maka akan kita layani secara gratis. “Dan itu tertulis suratnya sebagai bentuk tanggung jawab moral yang di sediakan, Jadi hanya itu saja sebenarnya inti dari persoalan. Tapi mungkin beliau (pasien) tidak senang dengan semua itu,” Terangnya.

Disinggung mengenai kabar yang sudah dilayangkan Feirizal bersama kuasa hukumnya ke pihak Kepolisian, Togar mengatakan jika dirinya hanya bisa menghadapi dengan lapang dada. Namun dia juga bersikeras, jika dalam kasus ini pihaknya sudah berusaha mencoba untuk mengakui kesalahan mereka, dan akan segera berbenah jika ada kekurangan.

Apa boleh buat, Kita terima dan hadapin saja semua ini, Lagipula sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai manajemen RS. Jadi nanti akan kita akan lihat. Kalau sudah dilaporin ya harus bagaimana lagi,, kita jalani dengan ikhlas dan hadapin sesuai yang kita bisa saja,” tandasnya.

BANDARQ | DOMINO QQ ONLINEĀ  | BANDARQ TERPERCAYA | SAKONG ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*