Sungai Darah di Antartika dan Misteri yang Akhirnya Terpecahkan

Sungai Darah di Antartika dan Misteri yang Akhirnya Terpecahkan

Sungai Darah di Antartika dan Misteri yang Akhirnya Terpecahkan – Kisah-kisah misterius, baik yang berbentuk tulisan, mitos, melegenda, atau fakta atas kejadian yang belum terungkap sampai saat ini selalu menarik minat dan rasa penasaran banyak orang.

jelaspoker

Seiring zaman, kisah-kisah misterius yang mengundang rasa penasaran itu selalu muncul dari mulut ke mulut serta berubah bentuk menjadi kabar media, mulai dari cetakan, tayangan televisi, atau film dokumentasi.
Dari berbagai contoh yang ada, berikut salah satu kisah misterius yang seiring berjalannya waktu telah terpecahkan, seperti yang GrupQQ.com rangkum dari WorldMedia dan berbagai sumber, Kamis (7/12/2017).

Pasutri Swiss yang Lenyap di Gunung Alpen

Marcelina dan Francise Dumoulin hilang tanpa jejak di wilayah Pegunungan Alpen di Swiss 80 tahun lalu.
Hari itu, 14 Agustus 1943, keduanya pamit untuk memeras sapi-sapi mereka di sebuah lapangan rumput yang letaknya di atas Desa Chandalin di Kanton Valaes, Swiss. Namun, pasangan tersebut tak pernah pulang lagi.
Setelah penantian panjang selama 80 tahun, kabar tersebut membuat saya merasa lega yang mendalam.

Uji DNA akan segera dilakukan untuk memastikan identitas mereka dengan tepat.
Kabar penemuan jasad tersebut tentunya sangat membuat gembira putri bungsu korban, Marceline Udry- Dumoulin.

Udry-Dumoulin menceritakan, pada hari naas itu, tak biasanya ayah dan ibu mereka pergi bersama ke lapangan rumput. Apalagi, Marcelina Dumoulin yang kala itu adalah tukang sandal berusia 40 tahun dan istrinya Francise (37) yang berprofesi sebagai dosen sampai hati meninggalkan anak-anak mereka yang masih sangat kecil.
Perempuan kecil itu mengisahkan, setelah kematian orangtua mereka, ia dan saudara sekandungnya harus tinggal berpisah. Mereka diasuh sejumlah keluarga yang berbeda.

Saya beruntung bisa tinggal dengan makcik saya. Kami semua hidup di satu wilayah namun, terasa seperti orang asing.
Udray-Dumoulin menyebutkan, setelah identitas dua jasad yang ditemukan Diketahui, pemakaman seterusnya akan dilakukan sesegera mungkin.
Saat pemakaman, saya tidak akan menggunakan pakaian hitam. Menurutku, putih lebih sesuai dengan Peristiwa tersebut. Itu adalah warna perlambang harapan yang tak pernah hilang dan jauh dari dalam pikiranku.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*